Pages

Untuk Mencapai Kesuksesan, Kita Jangan Hanya Bertindak, Tapi Juga Perlu Bermimpi, Jangan Hanya Berencana, Tapi Juga Perlu Untuk Percaya

Selasa, 30 November 2010

Perkembangan pemrograman Visual Basic dari dulu sampai sekarang

VB 1.0 dikenalkan pada tahun 1991, pendekatan yg dilakukan untuk menghubungkan bahasa pemrograman dengan GUI berasal dari prototype yg dikembang oleh “Alan Cooper” yg di sebut TRIPOD,. Kemudian Microsoft mengontrak copper dan asosiasinya utk mengembangkan tripod agar dapat digunakan di windows 3.0 dibawah nama kode Ruby.
Berikut Perjalanan Visual Basic (VB 1.0 Sampai VB 10) :
Perjalanan dari Visual Basic (VB1 to VB 10)
  1. Proyek “Thunder” dirintis
  2. Visual Basic 1.0 (May 1991) di rilis untuk windows pada Comdex/Windows Wordltrade yg dipertunjukan di Atlanta , Georgia
  3. Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada bulan September 1992.  Bahasa ini tidak kompatibel dengan Visual Basic For Windows. VB 1.0 for DOS ini pada kenyataaanya merupakan versi kelanjutan dari compiler BASIC, QuickBasic dan BASIC Professional Development System
  4. Visual Basic 2.0 dirilis pada November 1992, Cakupan pemrogramannya cukup mudah untuk digunakan dan kecepatannya juga telah di modifikasi. Khususnya pada Form yg menjadikan object dapat dibuat secara seketika, serta konsep dasar dari Class modul yg berikutnya di implementasikan pada VB 4
  5. Visual Basic 3.0 , dirilis pada musim panas 1993 dan dibagi menjadi  versi standard dan professional. VB 3 memasukan Versi 1.1 dari Microsoft Jet Database Engine yg dapat membaca serta menulis database Jet (atau Access) 1.x
  6. Visual Basic 4.0 (Agustus 1995) merupakan versi pertama yg dapat membuat windows program 32 bit sebaik versi 16 bit nya. VB 4 juga memperkenalkan kemampuan untuk menulis non-GUI class pada Visual Basic
  7. Visual Basic 5.0 (February 1997), Microsoft merilis secara eksklusif Visual basic untuk  versi windows 32 bit . Programmer yg menulis programnya pada versi 16 bit dapat dengan mudah melakukan import porgramnya dari VB4 ke VB5. dan juga sebaliknya, program VB5 dapat diimport menjadi VB4. VB 5  memperkenalakan kemampuan untuk membuat  User Control.
  8. Visual Basic 6.0 (pertengahan 1998) memperbaiki beberapa cakupan, temasuk kemapuannya untuk membuat Aplikasi Web-based . Visual Basic 6 di jadwalkan akan memasuki Microsoft “fasa non Supported” dimulai pada maret 2008
  9. Visual Basic .NET (VB 7), dirilis pada tahun 2002, Beberapa yang mencoba pada versi pertama .NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sangat powerful tapi bahasa yg digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan  kekurangan diberbagai area, termasuk runtime-nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta peningkatan penggunan memory.
  10. Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.
  11. Visual Basic 2005 (VB 8.0) , merupakan iterasi selanjutnya dari Visual Basic .NET. dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata kata .NET pada judulnya. Pada Rilis ini , Microsoft memasukan bebrapa fitur baru, diantaranya : 
    1. Edit and Continue , mungkin inilah kekurangan fitur terbesar dari  VB .NET . pada VB 2005 ini kita diperbolehkan melakukan perubahan kode pada saat program sedang dijalankan
    2. Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET12Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) , dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1. 
  12. IsNot Patent, merupakan salah satu fitur dari Visual Basic 2005 merupakan konversi If Not X Is Y  menjadi If X  IsNot Y
  13. Visual Basic 2005 Express , merupkan bagian dari Product Visual Studio. Microsoft membuat Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yg gemar dengan VB, salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yg merupakan produk gratis dari Microsoft
  14. Visual Basic “Orcas” (VB 9.0) , dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2007 dan dibangung diatas .NET 3.5. Pada rilis ini , Microsoft menambahkan beberapa fitur , diantaranya :
    - True Tenary operator , yaitu fungsi If(boolean,value, value)  yg digunakan untuk menggantikan fungsi IIF
    - LINQ Support
    - Ekspresi Lambda
    - XML Literals
    - Nullable types
    - Type Inference 
  15. Visual Basic ‘VBx’ (VB 10.0) , Visual Basic 10, yang  juga dkenal dengan nama VBx, akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10 direncanakan akan menjadi bagian dari SilverLight 1.1

Membuat Menu VB 6.0 Menggunakan MDIForm

OK,,kita lanjutkan kembali pelajaran ttg VB nya,,kemaren ada temann saya yg bertanya gimana buat menu utama di program VB,,nah kali ini TheBangYuzz akan menjelaskan bagaimana cara membuatnya,

Membuat menu menggunakan MDIForm ternyata bisa dibilang mudah dan bisa juga dibilang susah. Kalau menurut seseorang yang masih tahap belajar ini, membuatnya sangat Susah teman!Hahaha... Namun waktu demi waktu berlalu. Kesusahan itu tidak lagi saya rasakan. Melainkan keinginan untuk membuat lebih bagus lagi. Upz... Maaf tema kita udah diluar jalur. Langsung saja kita praktekin ya... Seperti biasa buka Aplikasi VB 6.0. Setelah Aplikasi dibuka, Kita akan dihadapin oleh kotak New Project dimana didalamnya ada berbagai pilihan, seperti : Standard Exe, ActiveX Exe, ActiveX DLL, dan sebagainya. Kamu pilih seperti biasa Standard Exe terlebih dahulu. Setelah itu, pada Proyek Form istilahnya yang berada pada kanan atas VB 6.0 kamu. Susah jelasinnya... Dikasih gambar mungkin kita bisa tau. kurang lebih gambarnya seperti ini:

Pada Proyek Form tersebut kamu klik kanan dan kamu pilih seperti gambar lagi :

Seperti yang kita lihat warna biru terakhir tampilan dikanan kamu klik (MDIForm). Setelah tampil MDIForm, pada Menu Bar klik Tools, kamu pilih Menu Editor... atau bisa juga dengan Menekan Ctrl+E dan kurang lebih tampilannya seperti ini jika sudah di isi Menu-menu.


Keterangan Gambar :
*Caption : Berfungsi untuk menampilkan teks yang ditulis
*Name : Sebagai Identitas dari teks Menu yang kita bikin.
Sedangkan untuk Menambah Menu yang ingin dibikin, kamu tinggal klik Next pada Menu Editor. Contoh :
&File
Next
&Edit
Next
&View
dan seterusnya... Sesuai dengan Menu yang ingin kamu bikin. Jika di Klik Ok, maka akan tampil seperti ini :

Seperti yang kita lihat, Menu diatas hanya menampilkan menu secara Vertikal. Bagaiman cara membikin Menu tersebut dalam bentuk Drop Down atau didalam Menu tersebut terdapat Menu lain. seperti ini :


Gimana caranya ya?...
Sekarang coba kamu lihat tampilan dibawah ini :

Seperti yang kita lihat diatas, terdapat tambahan 3 Menu. Caranya, Kamu Klik &Edit, terus kamu klik Insert dan ketik Caption dan Name seperti contoh Caption : &Open dan Name : Mn_Open. Kenapa kita harus menklik Menu &Edit? Bukannya menklik langsung Menu &File? Alasananya cukup sederhana, yaitu jika kita klik insert pada Menu &File, maka menu akan tampil diatas &File. Bukannya dibawah &File.
Setelah Insert diklik, Caption dan Namenya sudah dibikin, kamu klik Tombol panah seperti dibawah ini :Maka akan tampil .... dan tulisan yang masuk ke dalam. Untuk Menambah &Save dan &Save As... Caranya sama seperti yang diatas. Kamu hanya tinggal menklik Menu dibawahnya (&Edit), Insert, Ketik Caption dan Menu, Tanda Panah dan selanjutnya ok. Selesai... Selamat Mencoba teman!!!..

Senin, 29 November 2010

Instal Windows 7 Menggunakan Flashdisk (USB)

Kalau anda punya Netbook yang notabene tanpa disertai dengan sebuah Drive DVD, ada beberapa alternatif Instalasi Windows 7 di netbook anda.

Pertama :Menggunakan Microsoft khusus bagi pemilik Netbook yang tidak dilengkapi dengan DVD drive, dengan sebuah utility khusus bernama Windows 7 USB/DVD Tool anda  bisa membuat sebuah Flashdisk bootable untuk keperluan Instalasi Windows 7 di Netbook anda.
  • Pastikan anda mendownload dan menginstall Windows 7 USB/DVD Tool, setelah itu sediakan sebuah Flashdisk (minimal yang 4GB). 
          Download Windows 7 USB/DVD Tool Disini


  • Jalankan Windows 7 USB/DVD Tool kemudian pada kotak source tentukan lokasi file ISO dari Windows 7 anda (Kalau anda belum mempunyai file ISO Windows sebaiknya beli dulu di situs resmi Microsoft atau download di Situs File Sharing kesayangan anda)
Windows 7
  • Pilih USB untuk membuat sebuah bootable USB sekaligus Instalasi Windows 7 kemudian klik NEXT
Setelah selesai membuat sebuah USB Instalasi Windows 7, saat menginstal Windows 7 di Netbook anda. Pastikan juga urutan boot (di BIOS Netbook) telah dirubah dengan Boot dari USB Drive di posisi pertama. Langkah berikutnya tinggal ikuti petunjuk instalasi yang diberikan.
Sebuah catatan, agar lebih smooth alias bisa sedikit lancar dalam menggunakan Windows 7 di Netbook, sebaiknya memori minimum adalah 2GB. Sesuai pengalaman penulis, dengan menggunakan Asus EeePC 1000He (Prosesor Intel Atom N240 + Memori 2GB) performa Windows 7 ternyata lebih baik dan lebih maksimal dibandingkan dengan Windows XP. Jadi kalau Netbook anda masih menggunakan Windows XP, sudah saatnya mencoba Windows 7 dan rasakan perbedaan yang cukup signifikan.

 Cara Yang kedua Melalui 
 Command Promt
Lakukan Langkah berikut pada komputer atau laptop yang mempunyai DVD drive.
Ok, Untuk bisa install windows 7 lewat USB FlashDisk berikut beberapa langkahnya.
  • Siapkan FlashDisk berkapasitas minimal 4GB (maklum ukuran file pada DVD Windows 7 cukup besar).
  • Siapkan DVD Instalasi Windows 7.
  • Jika pada komputer memakai Windows XP sebagai OS-nya download dan install DiskPart.exe.
  • Pasang USB pada komputer atau netbook, back-up semua data USB ke Harddisk.
  • Buka Command Promt di windows, Start menu > All programs > Accessories > klik kanan pada Command Promt pilih Run as Administrator.
  • Pada Command Promt ketik DISKPART,maka akan muncul gambar dibawah ini.
  • Kemudian ketik LIST DISK pada Command Promt untuk mengetahui nomor pada USB Flashdisk. Perhatikan nomor berapakah USB Flashdisk dari ukurannya. Pada komputer USB FlashDisk berada pada Disk 1 karena saya menggunakan USB Ukuran 7GB.
  • Selanjutnya ketik SELECT DISK 1 (karena Disk 1 merupakan USB saya, sesuaikan dengan USB list pada komputer anda), ketik CLEAN yang akan menghapus semua file pada USB, ketik CREATE PARTITION PRIMARY, ketik SELECT PARTITION 1, ketik ACTIVE, ketik FORMAT FS=NTFS, ketik ASSIGN. ketik EXIT.
  • Masukkan DVD Windows 7 cek drive letter untuk DVD Drive, pada komputer saya DVD Drive terletak pada “E” dan USB pada “F“.
  • Buka Command Promt ketik E: CD BOOT tekan ENTER
  • ketik CD BOOT tekan ENTER
  • ketik Bootsect.exe /nt60 F: (F adalah Drive letter untuk USB di komputer saya).
  • copy semua isi pada DVD Windows 7 kedalam USB.
USB Flashdisk siap digunakan untuk instalasi windows 7 yang perlu diperhatikan adalah mengubah Boot Priority setting pada BIOS, ubah dari HDD atau CD ROM Drive ke USB.

Selamat Mencoba,,,??

Apa itu Hacker?

Bagi Penulis salah satu ancaman terbesar adalah Hacker.pengertian hacker sendiri masih mendundang pro dan kontra.ada yang menyebut hacker itu yang menemukan vulnerability(kelemahan sistem),ada yang menyebut hacker itu adalah orang yang melakukan exploitasi terhadap sisitem yang mengundang kelemahan/vulnerability(hacking).contoh hacking yang umum terlihat adalah deface website(melakukan perubahan isi dari halaman situs).itulah salah satu cuplikan dari buku yang berjudul HACK ATTACK by Harianto Ruslim,CEH(certifiedethical hacker).

ane ringkas ja ya pake bahasa ane yar ngga kepanjangan...he...
hacker di bagi menjadi :
  1. Blackhat
  2. Whitehat
  3. Grey hat

White Hat ditujukan pada mereka yang membantu menemukan vulnerability disistem komputer dan kadang juga memberikan cara untuk mengatasinya..biasanya orang2 ini tergolong ke dalam security IT.( menggunakan untuk kebaikan).

Black Hat mengacu kepada orang yang melakukan exploitasi kelemahan sistem dengan tujuan mendapatkan informasi atau data secara ilegal,atau bahkan merusak seperti melakukan deface sistem,merubah password,modifikasi database.dan berbagai serangan lainnya seperti DOS(Denial Of Service)yang membuat sistem tidak berfungsi.

Grey Hat klo dikatakan ini yang paling merusak seperti yang terdapat difilm2 Died Hard yang dapat mengendalikan pesawat,lampumerah sehingga menimbulkan kekacauan.may be hacker jenis ini kedepannya memang ada.tapi contoh yang sekarang adalah seperti pencurian ATM(carder) itu juga masuk ke bagian Grey hat.

tidak ada yang aman di dunia komputer jika ingin aman pakailah mesin ketik untuk mengetik(resiko: tangan pada benjol) atau main komputer tanpa lan itu juga masih bisa rentan ma virus..yang ada kita harus bisa hardening system komputer kita menjadi lebih baik.
Crying or Very sad

Dalam dunia underground orang yang menjadi hacker biasanya melalui tahapan-tahapan seperti berikut:

1. Mundane Person
2. Lamer
3. Wannbe
4. Larva
5. Hacker

Adapun dilihat dari sisi keahliannya, terdapat dua jenis hacker yaitu:

1. Wizard
2. Guru

Karakter hacker itu sendiri dibagi menjadi dua yang lebih condong mengarah kepada sifat cracker yaitu:

1. Dark-side Hacker
2. Malicious Hacker

Meskipun berdasarkan tahapannya Hacker sendiri merupakan tingkatan tertinggi, tetapi sebenarnya tidak mudah mengatakan bahwa Hacker merupakan tahapan paling akhir atau final karena selalu saja ada sesuatu hal baru untuk dipelajari atau ditemukan oleh seorang. Sehingga kemampuan seorang hacker satu dengan hacker lainnya pun bisa berbeda-beda.

Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif(penghancuran, kadang mereka melakukan untuk melumpuhkan lawan sehingga persaingan bisnis bisa tak terkalahkan), biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data.dan juga jenis ini bisa tergolong dalam hacker yang bersifat grey hat & black hat yang membedakan adalah cara kerjanya. cracker lebih condong ke crack suatu lisensi,serial,password dan kode2 tertentu yg enscrypted.

nah dari situ kita tau apa itu hacker?semoga bisa menambah wawasan anda terima kasih

sumber:
Hack Attack Book by Harianto Ruslim,CEH
Kamus Komputer & Teknologi Informasi Book

Pengolahan Data Dasar dengan Recordset




Kode pada General Declaration

Private conn As ADODB.Connection
Private oRs As New ADODB.Recordset


Kode pada Form Load
Private Sub Form_Load()
   Set conn = New ADODB.Connection
   conn.Open "Provider=SQLOLEDB.1;Integrated Security=SSPI;Persist Security Info=False;Initial Catalog=Pegawai;Data Source=."
  
   s = "SELECT * FROM Absen"
   oRs.Open s, conn, adOpenKeyset, adLockOptimistic
End Sub

 

Kode pada Tombol Simpan

Private Sub cmdSimpan_Click()
 
  s = "INSERT INTO Absen VALUES('" & txtNIK.Text & "','" & txtNama.Text & "','" & txtSakit.Text & "','"
  s = s & txtIzin.Text & "','" & txtAbsen.Text & "')"
 
  conn.Execute s
End Sub
 


Kode pada Tombol Update
Private Sub cmdUpdate_Click()
  oRs.Fields("NIK") = txtNIK.Text
  oRs.Fields("Nama") = txtNama.Text
  oRs.Fields("Sakit") = txtSakit.Text
  oRs.Fields("Izin") = txtIzin.Text
  oRs.Fields("Absen") = txtAbsen.Text
  oRs.Update
End Sub


Kode pada Sub Procedure Baca Data
Private Sub BacaData()
  txtNIK.Text = oRs.Fields("NIK")
  txtNama.Text = oRs.Fields("Nama")
  txtSakit.Text = oRs.Fields("Sakit")
  txtIzin.Text = oRs.Fields("Izin")
  txtAbsen.Text = oRs.Fields("Absen")
End Sub



Kode pada Tombol Akhir [<<]
Private Sub cmdAwal_Click()
  oRs.MoveFirst
  BacaData 
End Sub


Kode pada Tombol Akhir [>>]
Private Sub cmdAkhir_Click()
  oRs.MoveLast
  BacaData
End Sub


Kode pada Tombol Lanjut  [>]


Private Sub cmdLanjut_Click()
  oRs.MoveNext
  If oRs.EOF Then oRs.MoveLast
  BacaData
End Sub


Kode pada Tombol Sebelumnya  [<]
Private Sub cmdSebelumnya_Click()
  oRs.MovePrevious
  If oRs.BOF Then oRs.MoveFirst
  BacaData
End Sub

 
Kode pada Tombol  Cari
 
Private Sub cmdCari_Click()
  snik = InputBox("NIK:")
  oRs.MoveFirst
  oRs.Find "NIK='" & snik & "'"
  BacaData
End Sub
 
 
 
Kode pada Tombol  Hapus
Private Sub cmdHapus_Click()
  oRs.Delete
End Sub


Kode pada Tombol  Tutup


Private Sub cmdTutup_Click()
 End 
End Sub

Kode pada Form Terminate

Private Sub Form_Terminate()
  conn.Close
  Set conn = Nothing
  oRs.Close
  Set oRs = Nothing
End Sub
Download project tutorial ini disini :


Aplikasi database dengan ADODC & Visual Basic 6.0

ADODC adalah komponen akses data yang disediakan Microsoft untuk mempermudah pegkasesan data pada program kita.

Dengan ADODC kita dapat berhubungan dengan database SQL Server maupun database Access lalu melakukan pengolahan data standar seperti menambah, menghapus, cari, hapus simpan dan lain-lain.

ADODC bisa menjadi komponen pengikat data di database dengan kontrol pengolah data seperti textbox, maupun kontrol MSHFlexGrid.

Kali ini kita akan melakukan pengolahan database MS-Access dengan kontrol ADODC di visual basic 6.0


Buat database baru dengan Microsoft Access lalu buat tabel Karyawan seperti gambar di bawah ini:
 
Simpan dengan nama dataku.mdb lalu tutup Microsoft Acces


Point penting dari ADODC adalah kita membuat connection stringnya dan  melalui property connection string menentukan recordsource melalui property recordsource.

contoh:

adodc1.connectionString="Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=D:\artikel\vb6 db adodc\dataku.mdb;Persist Security Info=False"


adodc1.RecordSource="SELECT * FROM Karyawan"

Selanjutnya kita melakukan pengikatan data  (binding) ke textbox melalui property datasource dan datafield objek textbox.


Buatlah form seperti di bawah ini:
berikut ini adalah kode selengkapnya:


Private Sub cmdCari_Click()
  Dim sNik As String
  sNik = InputBox("NIK:")
 
  Adodc1.Recordset.MoveFirst
  Adodc1.Recordset.Find "nik=" & sNik & ""
End Sub

Private Sub cmdHapus_Click()
  Adodc1.Recordset.Delete

  cmdTampil_Click
End

Private Sub cmdSimpan_Click()
  Adodc1.Recordset.Fields("nik") = txtNik.Text
  Adodc1.Recordset.Fields("nama") = txtNama.Text
  Adodc1.Recordset.Fields("alamat") = txtAlamat.Text

  cmdTampil_Click
End Sub

Private Sub cmdTambah_Click()
  Adodc1.Recordset.AddNew
  txtNik.Text = ""
  txtNama.Text = ""
  txtAlamat.Text = ""
End Sub

Private Sub cmdTampil_Click()
  Set grd.Recordset = Adodc1.Recordset

  grd.ColWidth(0) = 0
  grd.ColWidth(1) = 1000
  grd.ColWidth(2) = 2000
  grd.ColWidth(3) = 3000
End Sub

Private Sub Form_Load()
  cmdTampil_Click
End Sub



Jika program ini dijalankan maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

Download source code vb6 adodc untuk mencoba program ini.

Minggu, 28 November 2010

ActiveX Data Object (ADO)

Pada umumnya aplikasi-aplikasi memerlukan beberapa bentuk pengakses data.

Microsoft ActiveX Data Objects (ADO) adalah teknologi Microsoft yang dapat menyediakan antarmuka pemrograman antara User Interface (bisa Windows atau WEB). Aplikasi dengan berbagai sumber data.

Model Objek ADO menyediakan objek-objek, properti dan methode untuk membuat aplikasi yang dapat mengakses dan memanipulasi data.

Gambar di bawah ini menunjukkan kedudukan ADO dalam mengakses data:




perhatikan, fokus kita sekarang adalah pada gambar yang ditandai oleh garis hijau yaitu mulai dari Visual Basic - ADO - OLE DB - SQL Server (pada tutorial ini database yang dipakai adalah database SQL Server).

Data Consumers Pemakai data (data consumers) adalah aplikasi-aplikasi yang memakai data yang diekspos oleh penyedia data (data provider).

ADO adalah antarmuka yang dapat diprogram untuk mempergunakan data. Service Components adalah elemen-elemen data yang memproses dan mentransport data dan meningkatkan fungsionalotas dari data provider/penyedia data.

Data Providers Data providers/penyedia data adalah aplikasi, seperti MS-SQL Server. Penyedia data/data provider ini mengekspos antar muka OLE-DB untuk menyediakan data bagi pemakai data/data consumers secara langsung.

Bagaimana Hubungan OLE DB dengan ADO?
ADO telah dirancang sebagai satu antar uka yang dibutuhkan untuk pengembangn program single dan client/server multi tier, seperti aplikasi Data Berbasis WEB ataupun Windows.

Keuntungan utamanya adalah kemudahan pamakaian, kecepatan tinggi, konsumsi memory rendah dan konsumsi sumberdaya disk yang rendah. ADO menyediakan kemudahan antarmuka ke OLE DB.

ADO mudah dipergunakan karena mempergunakan antarmuka COM automation yang tersedia pada Alat-alat pengembangan perangkat lunak yang cepat termasuk Visual Basic, Java, VBScript, JScript dan C/C++.


Mengenal Objek-objek ADO
Objek ADO menyediakan kemudahan dan kecepatan akses pada semua jenis data. Model Objek ADO terdiri dari tiga komponen utama yaitu: Objek Connection, Objek Command dan Objek Reordset.

Lihat gambar skema ADO di bawah ini:



Objek Connection membuat hubungan antara aplikasi web kita dan sumber data luar, seperti SQL Server atau Data MS-Access. Objek ini juga menyediakan mekanisme untuk mengadakan hubungan, melakukan pencarian dan melakukan transaksi, Ini adalah objek yang paling tinggi levelnya pada model Objek ADO.

Objek Command dipergunakan untuk melakukan pencarian, termasuk parameter khsus yang dimasukkan oleh pemakai, mengakses rekaman dati sumber data.

Pada umumnya, rekaman-rekaman ini dikembalikan dalam bentuk Objek Recordset. Objek command dibuat dari tabel basis data, query yang tersimpan atau Query Bahasa Pencarian Terstruktur/Structured Query Language (SQL).

Objek Recordset dipergunakan untuk mengakses rekaman-rekaman yang dikembalikan dari query SQL. Anda mempergunakan Objek Recordset untuk menyajikan data kepada pemakai. Objek Recordset ini juga dapat dipergunakan untuk memperbaiki, menambah atau menghapus rekaman-rekaman pada sumber data.